CERITA SEX Memperkosa Istri Bos Ku

CERITA SEX, CERITA PANAS, CERITA DEWASA – Pengalamanku ini terjadi pada saat aku masih bekerja sebagai penulis di rumahnya. Saya adalah seorang penulis yang bekerja pada seorang agen penulisan, sebutlah nama samara bosku adalah Robert. Bosku Robert menggunakan salah satu kamar rumahnya untuk dijadikan kantor tempat bawahannya bekerja. Saat ini Robert hanya memiliki satu orang bawahan, yaitu saya sendiri.

Pekerja Robert yang lain telah keluar karena perlakuan Robert yang tidak adil. Robert sering kali memotong, bahkan tidak membayar pekerjaan bawahannya. Namun Robert tetap tidak belajar dari pengalamannya, Robert tetap tidak membayar hasil kerja dari pekerja terakhirnya ini.

Tidak hanya itu, Robert memiliki sifat yang suka berselingkuh. Saya sering kali disuruh menginap di rumahnya untuk menyelesaikan banyak pekerjaan yang sering kali tidak dibayar. Sebenarnya, saya sendiri sudah ingin keluar saat itu. Namun, saat itu aku masih memiliki uang di bosku yang tidak bisa kutinggalkan begitu saja.

Setelah sekian banyaknya pekerjaanku yang tidak dibayar, aku mulai berpikir untuk memanfaatkan keadaan. Istri bosku adalah seorang wanita yang cantik, sebutlah namanya Ani. Hampir semua orang yang datang ke rumah Robert, datang karena istrinya. Namun, sayang Robert adalah tukang selingkuh.

Malam-malam selama aku menginap selalu dipenuhi oleh pertengkaran suami istri di tengah malam. Robert biasanya pergi pada pagi atau siang hari dan pulang tengah malam setiap hari. Setelah pulang, Robert mulai bertengkar di tengah malam dan mengganggu siapapun yang mendengarnya. Saat malam, istrinya selalu tidur menunggu Robert pulang tengah malam.

Pada suatu malam, aku sedang menginap di rumah Robert untuk mengeprin beberapa buku. Jam sepuluh malam Robert belum pulang ke rumah. Aku tahu Robert sedang meniduri selingkuhannya atau sedang dalam perjalanan pulang. “Ngapain sih selingkuh? Istri sudah cantik seperti Ani disia-siakan seperti itu, sedang hamil pula!” Pikirku sambil menunggu mesin prin di depanku. Pada saat itu aku tersadar dan berpikir “Benar! Sia-sia sekali istri secantik itu dibiarkan begitu saja! Kukerjai saja dia sebagai ganti upah kerjaku yang tidak Robert bayar.” Aku mulai memikirkan rencana untuk megerjai istri Robert, bosku sendiri. Aku tahu kalau pintu yang memisahkan tempat kerjaku dan rumah utama telah macet dan tidak bisa dikunci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Jangan Maling !!